close

Iklan

Iklan

Kenshusei Wajib Nabung Saham!!!

Admin
26 September 2020, 21:33 WIB Last Updated 2022-03-17T03:12:19Z

Bismillah, Assalamualaikum 

Hai jo, konnichiwa

Konkaiwa saya akan menulis tentang manajemen keuangan yang “harusnya” dilakukan oleh seorang kenshusei



Seperti yang diketahui oleh banyak orang bahwa orang yang bekerja dijepang digaji dengan nominal yang cukup fantastis jika dikonversi ke rupiah, berapa?

Rata-rata gaji seorang kenshusei adalah sekitar 150.000 ¥ atau jika dikonversi ke rupiah seharga Rp.140/yen adalah Rp. 21.000.000. (sekedar perkiraan)

21 juta lohh jo, fantastis bukan? Dalam sebulan penghasilan rata-rata kenshuusei seperti itu. Tapi ada juga sih gaji terendah sekitar 90.000 yen atau sekitar 12 jutaan, Gaji segitu udah bisa ngalahin kabupaten karawang yang menempati daerah dengan UMK tertinggi se Indonesia yakni pada tahun 2020 sebesar 4.594.000 (sumber : kompas.com ). Nahh dengan gaji sebesar itu tentu ada tabungan yang cukup gede juga kann untuk dipakai nanti jika kembali ke tanah air.

Kenshusei biasanya lama kontraknya 3-5 tahun, jika kita hitung-hitungan dengan dasar gaji terendah saja dalam sebulan bisa menabung 5 jutaan, sedangkan  dalam setahun bisa mencapai 180 Juta.

Banyak cerita dari kenshusei yang setibanya ke tanah air menggunakan uangnya untuk membeli properti berupa tanah, rumah, dll.

Sesuai dengan judul artikel ini, saya merekomendasikan kepada kenshusei dimana pun anda berada, terutama yang masih berada di jepang untuk lebih mengarahkan penghasilannya ke investasi. Akan tetapi investasi yang jelas atau bukan yang ‘abal-abal’ justru akan merugikan. Rekomendasi saya adalah diinvestasikan dalam bentuk saham atau kepemilikan suatu perusahaan.

Kenapa saya rekomendasikan untuk berinvestasi ke saham, karena manajemen keuangan yang tidak teratur seperti hanya menabung uang di bank atau dibelikan properti . jika kenshusei menabung uangnya di bank selama bekerja dijepang tentu uang akan dikenakan biaya admin bulanan. iya sih ada bunga yang di dapat dari tabungan, tapi bagaimana dengan yang beragama Islam yang diharamkan riba.  Tentu akan sangat bertentangan bukan,  lalu jika dibelikan properti semisal sebidang tanah, harga tanah dari tahun ke tahun akan ada peningkatan lambat.

Lalu bagaimana dengan rekomendasi saya tadi?. Tentang saham, jika menabungnya dalam bentuk saham maka akan ada 2 keuntungan yang akan didapat dan pastinya ada resiko juga karena setiap bisnis pasti ada resikonya masing-masing.

Keuntungan pertama, keuntungan yang didapat ketika terjadi selisih harga beli dan jual dikarenakan kenaikan harga saham tersebut. Misal saham A dari suatu perusahaan dibeli dengan harga Rp. 500 per lembar saham, dalam beberapa bulan mengalami kenaikan menjadi Rp.1000 per lembar saham. Maka selisih Rp. 500 adalah keuntungan dari penjualan saham tersebut. Perlu diketahui bahwa penjualan saham dihitung per lot saham atau 1 lot saham = 100 lembar saham. Kerugian ­akan terjadi apabila kita menjualnya dibawah harga beli dan terjadi delisting atau penghapusan pencatatan saham di bursa efek Indonesia, atau bahkan perusahaan  tersebut bangkrut. Tapi hal itu bisa dihindari dengan membeli saham-saham perusahaan BUMN atau perusahaan pelat merah.

Keuntungan kedua, keuntungan yang didapat dari pembagian dividen atau pembagian laba perusahaan kepada seluruh pemegang saham yang didasarkan pada jumlah lembar saham yang berada dibawah kepemilikannya setiap tahunnya. Misal kenshusei memiliki saham A dengan jumlah saham 10.000 lembar dan perusahaan A membagikan dividen sebesar Rp.100/lembar saham. Maka dividen yang akan diterima adalah Rp.1.000.000.

Apakah saham halal? Alhamdulillah jual beli saham mendapat fatwa Halal dari Majelis Ulama Indonesia. Akan tetapi ada bentuk transaksi saat jual beli saham yang tidak masuk kategori halal, seperti transaksi yang bersifat spekulatif terhadap harga suatu saham.

Saham perusahaan yang masuk kategori syariah setiap 6 bulan sekali diupdate, jadi bisa memilih saham perusahaan yang masuk dalam Indeks Saham Syariah.

Oke prinsip dari rekomendasi untuk investasi saham mungkin sudah bisa sedikit dipahami, jika belum boleh teman-teman mencari referensi lagi lewat buku atau artikel yang dibuat di internet.

Pembukaan akun saham dan bagaimana melakukan transaksi saham akan saya buat di artikel berikutnya

Baca Juga Cara Membuat Akun Saham

.

.

Ja mata ne

Genki de

 

Ikuti sosial media saya

Instagram @jokkajo_

Facebook Jokka Jo

Youtube JOKKA JO

Aplikasi android Jokka Japan bisa di download disini

Komentar

Tampilkan

Terkini

Gaya Hidup

+