close

Iklan

Iklan

Niat Dan Keutamaan Puasa Arafah Pada 19 Juli 2021 Besok

Admin
18 July 2021, 16:48 WIB Last Updated 2022-03-17T03:12:19Z


Puasa Arafah disunahkan oleh Nabi Muhammad SAW dalam beberapa riwayat memiliki keutamaan dapat menghapus dosa 1 tahun sebelum dan 1 tahun sesudahnya.

Salah satu amalan utama di awal Dzulhijjah adalah puasa Arafah, pada tanggal 9 Dzulhijjah atau jatuh pada tanggal 19 Juli 2021 hari senin besok. Puasa ini memiliki keutamaan yang semestinya tidak ditinggalkan seorang muslim pun. Puasa ini dilaksanakan bagi kaum muslimin yang tidak melaksanakan ibadah haji.

Dari Hunaidah ibn Khalid, dari istrinya, dari salah seorang istri Nabi saw, ia berkata: "Rasulullah pernah puasa sembilan hari (pertama) bulan Dzulhijjah, hari Asyura, tiga hari setiap bulan yaitu Senin pertama dan hari Kamis." (Abu Dawud, Ahmad dan al-Baihaqi, disahihkan oleh al-Albani dan didaifkan oleh al-Anauth).


Dalam hadis lain, Rasulullah sekaligus menjelaskan tentang keutamaan puasa Arafah. 


Dari Abu Qatadah...Rasullullah sawa bersabda: "Berpuasa pada tiga hari setiap bulan dan berpuasa dari satu Ramadan ke Ramadan selanjutnya, ini sama dengan puasa satu tahun penuh. Puasa Arafah, aku mengharap puasa ini dapat menghapus dosa satu tahun sebelumnya dan satu tahun sesudahnya," (Bukhari). 


Dalam riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa
Dari Abu Qotadah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ

“Puasa Arofah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim no. 1162)

Mengenai pengampunan dosa dari puasa Arafah, para ulama berselisih pendapat. Ada yang mengatakan bahwa yang dimaksud adalah dosa kecil.

Imam Nawawi rahimahullah mengatakan, “Jika bukan dosa kecil yang diampuni, moga dosa besar yang diperingan. Jika tidak, moga ditinggikan derajat.” (Syarh Shahih Muslim, 8: 51)

Sedangkan jika melihat dari penjelasan Ibnu Taimiyah rahimahullah, bukan hanya dosa kecil yang diampuni, dosa besar bisa terampuni karena hadits di atas sifatnya umum. (Lihat Majmu’ Al Fatawa, 7: 498-500).

Setelah kita mengetahui hal ini, tinggal yang penting prakteknya. Juga jika risalah sederhana ini bisa disampaikan pada keluarga dan saudara kita yang lain, itu lebih baik. Biar kita dapat pahala, juga dapat pahala karena telah mengajak orang lain berbuat baik.

“Demi Allah, sungguh satu orang saja diberi petunjuk (oleh Allah) melalui perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah (harta amat berharga di masa silam, pen).” (Muttafaqun ‘alaih).

“Barangsiapa yang menunjuki kepada kebaikan maka dia akan mendapatkan pahala seperti pahala orang yang mengerjakannya” (HR. Muslim).

Berikut adalah niat puasa Arafah


نَوَيْتُ صَوْمَ عَرَفَةَ سُنَّةً لِّلِه تَعَالَى


Arab latin: Nawaitu shouma arafata sunnatan lillahi ta'ala


Artinya: "Saya niat puasa sunah Arafah karena Allah Ta'ala."





Komentar

Tampilkan

Terkini

Gaya Hidup

+