close

Iklan

Iklan

3 Pelajaran Hidup Dari Mark Zuckerberg Sang Pendiri Facebook

Admin
05 September 2021, 20:13 WIB Last Updated 2022-03-17T03:12:18Z


「Assalamualaikum」- Halo jo, konkaiwa (kali ini) masih dengan artikel karya kontributor jokkajo.com, kenalkah kalian dengan Facebook? kenal siapa pendirinya? jika sudah kenal coba deh baca sedikit pelajaran yang dapat kita jadikan sebuah pelajaran. jika belum, maaf sekali artikel ini tidak menulis tentang biodata diri pendiri facebook, hehe

Facebook merupakan salah satu platform media sosial yang ramai penggunanya di zaman ini. Melalui Facebook, seseorang dapat membagikan aktifitas dan kegiatannya dalam bentuk gambar, video, maupun hanya sekadar tulisan.

Sebelum kita masuk ke inti materi,apakah kamu tahu siapa sebenarnya sosok yang paling berpengaruh sekaligus pendiri platform ber-ikon biru ini? Ya, dia adalah Mark Zuckerberg. Pria berambut ikan ini mendirikan Facebook pada tahun 2004, dan platform yang didirikannya itu berhasil boomingdi segala penjuru dunia.

Salah Satu Orang Terkaya di Dunia

Berkat kepopuleran platform media social yang dibentuknya, Ia menjadi salah satu orang yang terkaya di dunia lho!

Bukan hanya Facebook saya yang digenggamnya, perusahaan yang dipimpin olehnya juga telah mengakuisisi Instagram pada tahun 2012. Disusul pada tahun 2014, Facebook Inc juga mengambil alih salah satu aplikasi chattingyang popular yakni WhatsApp.

Berbeda dengan orang kaya di dunia pada umumnya, Pria kelahiran tahun 1984 ini telah menjadi salah satu orang terkaya di dunia dalam usia 30-an tahun. Waw! Umur yang sangat muda sekali bukan?

Tips Hidup ala Mark Zuckerberg

Mengingat Mark berhasil menjadi salah satu orang terkaya di dunia dalam usia muda, banyak orang yang ingin mengetahui tips yang diterapkan oleh Mark dalam hidupnya.

Oleh karenanya, saya Faisal selaku kontributor dalam blog jokkajo.com, telah mengumpulkan beberapa tips hidup ala Mark Zuckerberg. Mengutip dari berbagai sumber, simak tips-tipsnya di bawah ini.

1. Jadikan Membaca Sebagai Habbit

Pada tahun 2015, Mark membuat tantangan untuk dirinya sendiri untuk membaca sebuah buku baru setiap minggu, dengan menekankan tema pembelajaran sosial seperti tentang ragam kebudayaan, sejarah, maaupun teknologi.

Mark percaya bahwa dengan membaca buku akan memberi kepenuhan secara intelektual.

Kamu juga bisa mengeksplor sebuah topik dari banyaknya jenis buku, pilihlah sebuah tema yang ingin kamu mendalami tentangnya.

Kemudian rutinlah untuk membaca topik yang sejenis. Jika kamu belum menjadi seorang pembaca yang konsisten, maka kamu bisa memulainya dari hari ini!

2.Pelajari Skill Baru

Walaupun sekarang sudah menjadi seorang miliuner, tapi Pendiri Facebook ini tetap selalu ingin belajar hal baru.

Mark Zuckerberg, mengambil tantangan untuk mempelajari bahasa Mandarin. Hal yang dilakukannya ini membuahkan hasil.

Mark berhasil membuat dunia terkesan saat ia membawa pidato dengan menggunakan bahasa Mandarin yang lancar dalam sebuah kegiatan grup mahasiswa di Beijing.

Ternyata kefasihannya dalam berbahasa Mandarin mampu mempengaruhi kalangan komunitas bisnis dan akademi, termasuk regulator di Negeri China.

Pelajaran yang bisa diambil dari sini, bukanlah suatu keharusan untuk belajar bahasa asing. Tetapi poin utamanya terdapat pada ‘keep learning’. Teruslah belajar hal-hal baru agar kita bisa mengikuti zaman.

“People who stop learning grow old, either at the age of twenty or eighty. People who keep learning stay young”, ucap Mark.

Jika kita terjemahkan kedalam bahasa Indonesia, maka seperti “Orang yang berhenti belajar menjadi tua, baik pada usia dua puluh atau delapan puluh tahun. Orang yang terus belajar akan awet muda.”

Jadi, janganlah cepat merasa puas. Karena rasa sama dengan merasa cukup, rasa puas akan membuat kamu malas untuk meningkatkan diri. Teruslah belajar!

3. Keluar dari Zona Nyaman

Dengan menonton Mark Zuckerberg berbicara bahasa Mandarin kepada mahasiswa Cina, itu akan menginspirasi diri kita secara personal. Bukan hanya karena isi pidatonya, tapi pada kenyataan bahwa Mark dengan percaya diri berpidato dalam bahasa selain bahasa aslinya, dan itu adalah bahasa yang dipelajari olehnya ketika ia dewasa!

Saya pernah mendengar sebuah hasil penelitian ilmiah, bahwa penting sekali bagi seseorang untuk keluar dari zona nyaman. Mengapa demikian? Karen dengan adanya rasa tidak nyaman, entah itu pilihan atau bukan, itu akan mendorong kita mencapai tujuan-tujuan yang tidak pernah terpikirkan oleh kita.

Sama seperti balita yang belajar berjalan, kamu akan terguling, lalu jatuh dan merasa tidak nyaman sebelum akhirnya kamu menemukan kebahagiaan yang bisa kamu rasakan di saat sekarang ini, kita sebut saja seperti berjalan dan berlari. Perasaan tidak nyaman itu tidak bisa dihindari setiap kali Kamu belajar hal yang baru.

Itulah beberapa tips hidup dari Mark yang bisa kamu terapkan. Dari ketiga tips diatas, poin keberapa yang sudah kamu lakukan?

selamat mencoba dan terima kasih sudah membaca

owari-

Komentar

Tampilkan

Terkini

Gaya Hidup

+